Kamis, 25 Oktober 2018

puisi pengabdian

Wajah tertunduk sedih bertatap malu
Membayangkan lumpur dosa yang lalu
Disuatu hari yang penuh liku liku     
Kuterjang hari hari kemaksiatan
Menindas kearifan ditengan keasyikan
Kuterjerumus kelembah kenistaan
     Aku malu....
     Kutak kuasa mengankat pengabdian
     Gelombang dosa menyantab perahu
     Perahu membisu
     Kurangkai dengan susah payah bangkit
     Menyatu
Kuhilangkan terjalan
Wajah penuh dosa, lesu, bersimpu
Menerobos jurang jurang kerakusan
Pengabdian menyantab manusia setan
Pengabdian membawa arus kesucian
Ingin kemurnian hati
Bersama hawa yang menyejukan nurani

0 komentar:

Posting Komentar